TUMoGfO6GfGpGfM7GSM6GUz9GA==
Breaking
News

Tak Sekedar Nongkrong, Gus Lilur Bersama Pioner Ekspor Rokok Madura Berbagi Pengalaman

Ukuran huruf
Print 0

Momen asyik saat nongkrong adalah ketika saling berbagi pengalaman dalam dunia usaha, Gus Lilur optimis dengan potensi usaha rokok legal bisa terus eksis di pasar internasional.
Madura, Serap.id - Bagi kebanyakan laki-laki kesempatan nongkrong dipergunakan untuk sharing pengalaman, seperti yang dialami langsung oleh HTM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur. 

Tanpa sengaja pengusaha sukses asal Situbondo ini bertemu dengan seorang pioner yang cukup berhasil mendulang rupiah di bidang tembakau. Sekelompok pengusaha muda ini memang memilih merintis karier secara senyap namun pasti. 

Malah, mereka menjadi eksportir rokok madura yang pertama menembus pasar asia dan Eropa, padahal dengan menekuni eksportir berkelas internasional bukanlah perkara mudah, butuh nyali dan modal besar untuk menembus pasar dunia. 

Meski memiliki bisnis internasional, sekumpulan pengusaha muda ini memilih tak berkoar-koar yang penting bagi mereka tidak cuma mengejar keuntungan, semata namun bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar salah satunya dapat memberikan lapangan pekerjaan. 

Produsen rokok yang memiliki pabrik di madura ini, memiliki cita rasa berbeda, disesuaikan dengan selera penghisap tembakau di beberapa negara. 

Pria yang berasal dari lombok timur, Nusa Tenggara Barat ini beristrikan orang asal Sumenep madura dan kini memilih menetap di Pamekasan. Pengusaha yang namanya enggan diberitakan, menceritakan beberapa pengalamannya menembus pasar internasional. 

Saat ini, Pabrik rokok yang dikelolanya tersebar di wilayah Sumenep dan Pamekasan, Madura. Dua, wilayah yang dikenal cukup strategis dibidang usaha rokok. 

Untuk merk rokok yang telah masuk ke pasar nasional dan ekspor salah satunya bermerk Exodus, tak hanya sebuah merk, namun sebuah simbol perjalanan rokok lokal madura menuju ke pasar internasional yang harus tetap eksis dipasaran dengan di penuhi persaingan ketat dan kini sudah merambah sembilan negara di Asia. 

Tak hanya sekedar nongkrong ditemani kopi, rokok dan cemilan, namun banyak ilmu yang bisa diambil dari pengusaha muda ini salahsatunya tidak ada yang mustahil dilakukan, selama ada kemauan dan kerja keras serta doa. Mungkin masih banyak pengusaha yang lain, berhasil merambah pasar dunia, namun tidak tersorot oleh media.

Tak Sekedar Nongkrong, Gus Lilur Bersama Pioner Ekspor Rokok Madura Berbagi Pengalaman
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin